Friday, August 27, 2010

Mudik

Hari ini sudah 17 hari kita berpuasa, berarti lebaran tinggal kurang dari 2 minggu lagi . Di sekolah teman temanku sudah mulai bincang-bincang tentang mudik . Ada yang akan mudik ke Jawa, Garut, Pangandaran, ada juga yang ke Bali atau Palembang . Aku jadi kepingin ikutan mudik jadinya. Setiap lebaran aku ,ayah dan ibu tidak pernah pulang mudik seperti orang orang, bawa tas besar , bekal yang banyak, naik mobil, bis, sepeda motor, atau kapal laut beramai ramai sebelum hari lebaran .

Hari lebaran biasanya kami shalat di lapangan, trus makan ketupat di rumah, baru kemudian ke rumah Renma untuk bersalaman dengan Renma, Antelesa, Anteace dan Papi. Di sana kita makan ketupat dan kue kue lagi . Sebelum siang kita pergi ke rumah Oma untuk berlebaran juga , makan ketupat, kue dan bersalaman dengan Oma, Opa, Om Dede, Om Hendra, tante Berty dan Ade Oix.

Dulu waktu aku masih kecil banget, aku pernah diajak berlebaran mudik ke Lampung . Aku naik bis sama Renma , tetapi ayah dan ibu tidak ikut. Aku cuma ditemenin boneka macan yang akhirnya ketinggalan di dalam bis . Di sana aku ketemu saudara saudara ibu , jumlahnya banyak banget sampe aku lupa semua namanya . Setelah 2 hari aku, kangen terus sama ibuku, jadi kami cepat - cepat pulang ke Bandung. Aku sudah lupa lagi bagaimana rasanya.

Kemarin waktu berangkat ke sekolah, aku tanya ibu apakah kita akan mudik juga untuk lebaran . Ibu bilang iya, mudik ke Sukapuran dan Sarijadi. Tapi aku kepingin mudik yang agak jauh , seperti ke Singapur atau Malaysia. Kata ibu di sana kita gak punya saudara jadi gak akan mudik ke sana . Hmmm jadi mudik itu harus ke tempat yang banyak saudara, ya ? supaya bisa salam salaman waktu lebaran. Hmmmm kalo gitu aku kepingin piknik aja ke Jakarta untuk libur lebaran nanti .

0 comments: