Friday, January 14, 2011

Emir - Pengalaman dirawat di RS

Aku baru saja dibolehkan pulang oleh dokter setelah dirawat di Rumah Sakit selama seminggu . Mula mula aku diambil darah pagi pagi oleh Anteace Kamis, 6 Januari 2011 , siangnya dibawa ke dokter karena demam,lemas dan pegal pegal. Dari Dokter Anak , aku disuruh ke UGD untuk diinfus . Sampai di ruangan tempat tidurnya gak cukup panjang buatku, sehingga aku harus pindah ke ruangan yang lain . Mungkin ruangan khusus untuk anak anak yang agak besar . Aku disuruh tidur sepanjang hari, diinfus, diberi oksigen, disuntikan obat ke dalam selang infus , ada juga obat yang harus dimakan . Rasanya pusing, mual dan perutku agak sakit sehingga gak bisa makan apa apa .

Hari pertama aku dijaga oleh Anteace .Hari kedua ibu menunggu di ruang rawat .Badanku bengkak seperti balon diisi air, pantesan mataku jadi susah terbuka, rasanya berat , kelopak mata seperti mengantuk terus . Hari ketiga, Sabtu , ayah dan ibu yang jagain aku . Kata suster aku gak boleh turun dari tempat tidur , jadi sejak dirawat aku baring terus , mandi , makan, pipis juga di tempat tidur. Untung aku gak sampai ngompol .

Hari keempat aku dijaga Anteace siang hari karena ibu harus istirahat dan ayah harus ketemu Ade Mounta , mereka baru datang sore hari untuk melihat perkembangan aku . Aku sudah mulai bosan karena hanya boleh berbaring, setiap hari diambil darah pagi pagi dan malam, diinfus sepanjang hari, makanan rumah sakit semuanya terasa ga enak . Untungnya di ruangan ada TV jadi aku boleh nonton TV sepanjang hari. Sejak hari ke enam, aku sudah tidak diberi oksigen, hanya masih diinfus , dan sudah boleh duduk, ke kamar mandi, jalan jalan sedikit . Aku lebih suka mandi sore sama ibu, karena ibu bisa cuci rambutku yang selalu keringetan , kalo suster cuma mandikan badan saja. Aku mulai mengerjakan PR Kumon yang sudah terlambat 1 minggu . Ibu jaga aku terus terusan, kalo siang ibu pergi kerja, aku dijaga sama Oma atau Renma gantian .

Akhirnya aku boleh pulang . Begitu selang infus dicabut aku langsung jalan- jalan ke sekitar ruang rawat . Ketemu suster- suster , lihat pasien- pasien yang masih sakit, aku juga makan Hoka Hoka Bento pesananku . Rasanya kangen sama Ade Mounta, Ade Nony dan Renma di rumah . Suster di Rumah Sakit semuanya baik. Ada juga suster judes yang menghukum aku, krn gak mau minum . Aku dicium sampai pipiku ketempelan lipstik suster itu . Dia sudah agak tua, seperti Renma jadi rasanya aneh banget hukumannya. Yang pasti aku gak ingin dirawat lagi di rumah sakit. Kata ibu aku sudah 3 kali dirawat, waduh lain kali aku harus jaga kesehatan baik- baik , supaya gak balik lagi ke rumah sakit.

0 comments: